Pusat Herbal Indonesia Memperkenalkan New Produk Propolis Diamond Lite 20 dengan ekstrak 20%
Propolis merupakan produk alami yang dihasilkan oleh lebah : Di alam,
lebah mengumpulkan getah dari berbagai jenis tanaman, untuk kemudian
dicampur dengan enzim yang terdapat pada mulut lebah sehingga dihasilkanlah
propolis.
Bagi Lebah propolis berfungsi sebagai zat kekebalan sarang dan tubuh
lebah dari bakteri, virus, jamur dan pollutan lainnya yang menyebabkan berbagai permasalahan kesehatan pada tubuh manusia. Berdasarkan hasil
penelitian di berbagai negara propolis berfungsi membantu memperbaiki
daya tahan tubuh pada manusia.
Prinsip Umum (Cara Kerja) dan Cara Pakai
Propolis Diamond Lite 20 merupakan
Minuman Kesehatan Alami yang sifatnya sebagai obat, adapun aturan umum
sebelum minum Propolis Diamond Lite 20
Jika diminum :
1. Gunakanlah air bersuhu kamar/air hangat untuk melarutkan Propolis Diamond Lite 20
2. Hindari pengunaan Wadah / alat yang terbuat dari logam
3. Teteskan Propolis Diamond Lite 20 sesuai keperluan dan kemudian diaduk secara sempurna
4. Boleh dicampur dengan berbagai jenis minuman/juice
Dapat dikombinasikan dengan obat-obatan dokter 1 jam sebelum atau setelahnya
*Untuk di luar tubuh :
Oleskan Propolis Diamond Lite 20 secukupnya pada bagian yang akan diobati
*Untuk diteteskan ke mata :
Encerkan 1 tetes Propolis Diamond Lite 20 dengan 1-2 ml air, kemudian diteteskan di mata
Efek Samping
Dr.
Leonard Mc. Kewan menuliskan bahwa selama 2500 tahun penggunaan propolis
oleh berbagai masyarakat dari berbagai kebudayaan tidak tercatat adanya
efek negatif yang serius dari propolis. Bahkan dokter-dokter di rusia
biasa memberikan 9 gram propolis setiap harinya kepada pasien tanpa
mengalami kendala. Adapun efek ringan yang sering dirasakan oleh pasien
adalah mulut dan tenggorokan terasa kering setelah mengkonsumsi propolis
dan kulit yang terasa hangat setelah dioleskan propolis.
Alergi
Pada
sebagian orang mungkin muncul alergi terhadap penggunaan propolis,akantetapi
jumlahnya jauh lebih sedikit dibandingkan dengan jumlah orang yang alergi terhadap
madu. Untuk mengetahui apakah seseorang alergi terhadap propolis maka
dapat dilakukan beberapa tes alergi sebagai berikut.
1.
Tes alergi pada kulit; dimulai dengan mengoleskan cairan propolis pada
bagian kulit sensitif pasien (pada wajah atau lengan bagian bawah)
kemudian ditunggu sekitar 30 menit. Apabila pada bagian kulit yang
dioleskan terasa gatal dan memerah berarti pasien tersebut alergi
terhadap propolis dan disarankan kulit yang diolesi propolis segera
dicuci bersih dangan sabun dan dibilas menggunakan air hangat. Adapun
pasien tersebut tetap dapat menggunakan propolis hanya untuk diminum
dengan dosis 1 tetes dua hari sekali. Jika tidak terdapat rasa gatal dan
merah pada bagian kulit yang dioleskan maka lakukan tes alergi kedua.
2.
Tes alergi pada mulut dan kerongkongan: campurkan 2-3 tetes propolis
pada sedikit air putih kemudian dikumur-kumur dimulut dan diminum,
tunggu selama 15 menit. Apabila mulut dan kerongkongan terasa gatal
berarti pasien alergi terhadap propolis disarankan pasien minum air
hangat banyak-banyak minimal 500 ml. Adapun pasien tersebut tetap dapat
menggunakan propolis hanya untuk diminum dengan dosis 1 tetes dua hari
sekali. Tetapi jika pasien tidak merasakan gatal pada mulut dan
kerongkongan berarti pasien tersebut aman dan bisa langsung diobati
dengan propolis.
Keamanan dan Kehalalan
Produk kesehatan yang dipasarkan di wilayah hukum Indonesia harus
mendapatkan izin dari badan POM sebagai lembaga pengawas makanan dan
obat di indonesia. Dan untuk mendapatkan izin tersebut produk
Propolis Diamond Lite 20
harus diuji terlebih dahulu dilaboratorium yang ditunjuk badan POM.
Adapun hasil uji laboratorium menunjukkan bahwa Propolis Diamond Lite 20
aman untuk dikonsumsi.
Disisi lain kehalalan produk Propolis Diamond Lite 20 juga penting
untuk disampaikan kepada khalayak pengguna hal ini bertujuan agar
pengguna merasa aman dan terhindar dari hal-hal yang diharamkan oleh syariat. Oleh
karena itu telah dilakukan uji kandungan bahan haram pada Propolis
Diamond Lite 20 di laboratorium terpadu Institut Pertanian Bogor pada
bulan April 2006 yang hasilnya sangat menggembirakan bahwa Propolis
Diamond Lite 20 dinyatakan tidak terdeteksi mengandung bahan yang
diharamkan.
Bahan-bahan yang terkandung dalam propolis sangatlah kompleks, lebih dari 200 komponen telah teridentifikasi.
Secara garis besar propolis terdiri dari bahan-bahan dibawah ini :
*50% balsam (fraksi polifenol)
*30% getah
*10% minyak esensial
*5% pollen
*5% zat organik & anorganik
Kandungan Polifenol yang tinggi di dalam bee propolis berfungsi sebagai :
Anti bakteri
Anti virus
Anti jamur
Anti oksidan
Anti peradangan
Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Manfaat
Setiap penyakit yang muncul sesungguhnya merupakan akumulasi dari
sel-sel yang rusak, saat sel yang rusak ini masih sedikit gejala sakit
masih belum terlihat, tetapi apabila sel yang rusak ini bertambah banyak
maka akan menyebabkan jaringan dan organ tubuh menjadi rusak dan
membuat kita menunjukkan gejala sakit.
Propolis Diamond Lite 20 Membantu :
Proses peremajaan (regenerasi) sel
Mempertahankan dan menjaga stamina tubuh
Meningkatkan sistem imunitas
Termasuk mencegah dan mengobati penyakit-penyakit sbb:
Sakit kepala, migrain, rambut rontok, insomnia, stress akibat tekanan kerja
Rambut beruban, ketombe, mata merah, infeksi mata, infeksi hidung, sakit
kerongkongan dan tenggorokan. Infeksi telinga, gusi berdarah, sakit
gigi, tumor otak, stroke, gangguan syaraf dan gagap, sinusitis, katarak,
telinga bernanah, epilepsi, dan sebagainya.
Kesuburan, keracunan, batu ginjal, ketergantungan narkoba dan rokok, kena bisa hewan berbisa, rabies.
Kencing manis, kencing tidak lancar, Ketegangan bahu, kegemukkan, rematik, pegal linu, lemah, letih dan lesu
Asam urat, TBC, sakit paru-paru, asma, sesak nafas, tuberkulosis (batuk kering), batuk berdahak, demam
Masalah jantung, hati, sistem percernaan, masalah hati dan limpa, kolon, perut, ulser, wasir, fibroid, sembelit
Sindrom Pra-haid (PMS), sakit punggung, flu , kejang, saraf, tekanan darah tinggi/rendah, diabetes, kanker, sendi
Kolesterol, menambah nafsu makan, lupus, dan sebagainya. Keriput,
masalah kulit, luka kering/mengelupas, bintik-bintik, cacar air, kutu
air, bisul, jerawat hitam, eksim, panu, kadas, kurap, luka bedah, luka
bakar, herpes, dan sebagainya.
Dosis dan Penggunaan
Pengobatan
Dosis minimal yang efektif
15 tetes sehari dan dibagi menjadi tiga kali minum dan pengobatan dilakukan selama 20–30 hari
Sangat baik dilakukan saat perut dalam keadaan kosong
Kasus membahayakan seperti tetanus dan demam berdarah :
60 tetes dalam sehari dan diberikan selama 1 minggu
Menjaga kesehatan
3 tetes 2 kali sehari
Netto : 6 ml
POM TI : 064 621 021
Produksi : Mossop’s Honey New Zealand
Dipasarkan oleh PT. Lebah Permata Khatulistiwa Indonesia
Posting Oleh Pusat Herbal Indonesia, Pesan Melalui Email Klik disini!!!
Pemesanan hub. 081380409009/08176694030 PIN BB 21960B36